Modul Pembelajaran Interaktif β€” Teknik Lingkungan

Hauled vs Stationary
Container System

Pelajari, simulasikan, dan bandingkan sistem pengangkutan sampah HCS dan SCS. Lengkap dengan rumus, tabel referensi, simulasi interaktif, dan contoh kasus terselesaikan.

01 β€” Dasar Teori
Sistem Pengangkutan Sampah Perkotaan
Pendahuluan

Apa itu HCS dan SCS?

Pengangkutan sampah dari sumber ke TPA/TPST adalah komponen paling mahal dalam sistem pengelolaan sampah perkotaan (bisa mencapai 60–80% biaya total). Terdapat dua model utama:

πŸš›
HAULED CONTAINER SYSTEM (HCS)

Kontainer diangkut seluruhnya ke TPA, dikosongkan, lalu dikembalikan atau ditukar. Satu ritasi = satu kontainer penuh. Digunakan untuk sumber sampah bervolume besar (pasar, pertokoan, hotel).

🏘️
STATIONARY CONTAINER SYSTEM (SCS)

Kontainer tetap di tempat, hanya sampahnya yang dimuat ke truk. Satu ritasi = banyak kontainer. Digunakan untuk permukiman padat dan area campuran dengan truk pemadat (compactor).

Konsep Kunci

4 Unit Operasi β€” Komponen Waktu Ritasi

Baik HCS maupun SCS dianalisis menggunakan empat unit operasi. Setiap komponen dipengaruhi faktor yang berbeda, itulah mengapa keempatnya harus dihitung terpisah.

πŸ”„
1. Pickup (P)
Waktu muat sampah dari kontainer ke truk di lapangan
πŸš›
2. Haul (h)
Waktu perjalanan ke TPA dan kembali β€” fungsi jarak (h = a + bx)
🏭
3. At-Site (s)
Waktu antrian + bongkar muat di TPA/TPS
⏱️
4. Off-Route (w)
Waktu tidak produktif: absen, istirahat, kerusakan, check-in
πŸ’‘ Mengapa dipisahkan? Karena masing-masing dikendalikan faktor berbeda: Pickup β†’ desain kontainer dan jenis kendaraan; Haul β†’ jarak TPA dan kecepatan jalan; At-site β†’ manajemen TPA; Off-route β†’ manajemen SDM. Dengan memisahkannya, kita bisa mengoptimalkan tiap komponen secara mandiri.
HCS

Rumus Lengkap HCS

Alur operasi HCS: Truk keluar dari garasi β†’ pergi ke kontainer β†’ angkat kontainer isi β†’ menuju TPA β†’ bongkar β†’ kembali dengan kontainer kosong β†’ turunkan di lokasi semula β†’ ke kontainer berikutnya.

🏠
Garasi
β†’
πŸ“¦
Kontainer Isi
β†’
🏭
TPA
β†’
πŸ“¦
Kontainer Kosong
β†’
🏠
Garasi

β–Ό Waktu total per ritasi

THCS = PHCS + s + h

β–Ό Komponen haul (linear empiris)

h = a + bΒ·x

β–Ό Substitusi β†’ bentuk desain lengkap

THCS = PHCS + s + a + bΒ·x

β–Ό Komponen pickup HCS

PHCS = pc + uc + dbc

β–Ό Kapasitas dan kebutuhan ritasi/hari

Nkapasitas = max(0, floor([HΒ·(1βˆ’w) βˆ’ (t₁+tβ‚‚)] / THCS))
Nkebutuhan = ceil(Vd / (c Β· f))
Kebutuhan seluruh sampah terpenuhi bila N_kebutuhan ≀ N_kapasitas. Jika tidak, tambah kendaraan atau jam kerja. Model ini untuk HCS konvensional dengan satu kontainer per ritasi.
SimbolKeteranganSatuan
THCSWaktu per ritasi HCSjam/rit
PHCSWaktu pickup per ritasijam/rit
sAt-site time (di TPA/TPS)jam/rit
aKonstanta empiris β€” overhead tetapjam/rit
bKonstanta empiris β€” per kmjam/km
xJarak haul rata-rata (pulang-pergi)km/rit
pcWaktu angkat kontainer isijam/rit
ucWaktu turunkan kontainer kosongjam/rit
dbcWaktu tempuh antar kontainerjam/rit
HWaktu kerja per harijam/hari
wOff-route factordesimal
t₁Waktu garasi β†’ kontainer pertamajam
tβ‚‚Waktu kontainer terakhir β†’ garasijam
VdVolume sampah/harimΒ³/hari
cUkuran rata-rata kontainermΒ³
fFaktor penggunaan kontainerβ€”
SCS

Rumus Lengkap SCS

Alur operasi SCS: Truk keluar dari garasi β†’ stop di kontainer 1 β†’ muat sampah β†’ stop di kontainer 2, 3, …, n β†’ setelah penuh β†’ menuju TPA β†’ bongkar β†’ kembali ke rute berikutnya.

🏠
Garasi
β†’
🏘️🏘️🏘️
Banyak Kontainer
β†’
🏭
TPA

β–Ό Waktu total per ritasi SCS

TSCS = PSCS + s + a + bΒ·x

β–Ό Komponen pickup SCS (banyak stop)

PSCS = CTΒ·uc + (npβˆ’1)Β·dbc

β–Ό Jumlah kontainer per ritasi

CT = floor(VΒ·r / (cΒ·f))

β–Ό Jumlah ritasi per hari

Chari = ceil(Vd / (cΒ·f))
Nd = ceil(Chari / CT)

β–Ό Waktu kerja yang diperlukan per hari

H = [(t₁+tβ‚‚) + Ξ£Prit + NdΒ·(s+a+bΒ·x)] / (1βˆ’w)
Model waktu menggunakan haul pulang-pergi sampai area pengumpulan untuk setiap ritasi; tβ‚‚ dari area tersebut ke garasi. Bila ritasi terakhir langsung TPA β†’ garasi, koreksi perjalanan akhir memakai data rute.
V_d memakai volume sampah sebelum pemadatan. Kontainer dikosongkan utuh; jumlah lokasi ≀ jumlah kontainer. Ritasi terakhir dapat lebih sedikit kontainer. Untuk estimasi, jumlah lokasi terakhir = ceil(C_terakhir Β· n_p / C_T), dengan asumsi sebaran kontainer antar lokasi merata.
SimbolKeteranganSatuan
TSCSWaktu per ritasi SCSjam/rit
PSCSWaktu pickup per ritasijam/rit
CTJumlah kontainer dikosongkan/ritkontainer/rit
ucWaktu kuras per kontainerjam/kontainer
npJumlah lokasi kontainer/ritlokasi/rit
dbcWaktu tempuh antar lokasijam/lokasi
VVolume mobil pengumpulmΒ³/rit
rRasio kompaksi: volume lepas / volume padatβ‰₯ 1
fFaktor keterisian kontainer0 < f ≀ 1
HWaktu kerja dibutuhkan/harijam/hari
VdVolume sampah/harimΒ³/hari
Referensi rumus: HCS dan SCS β€” Mercer University. Contoh memakai volume rata-rata dan belum memeriksa batas berat kendaraan.
Data Referensi

Data Operasional Tipikal Kendaraan (Tchobanoglous et al.)

Tabel ini memberikan nilai tipikal untuk parameter kendaraan yang umum digunakan dalam analisis HCS dan SCS.

Sistem / Jenis Kendaraan Metode Muat Rasio Kompaksi (r) Waktu angkat+turunkan kontainer (h/rit) Waktu kuras kontainer (h/kontainer) At-site time s (h/rit)
β€” HCS (Hauled Container) β€”
Hoist truckMekanikalβ€”0.067β€”0.053
Tilt-frameMekanikalβ€”0.40β€”0.127
Tilt-frame (dgn kompaksi)Mekanikal2.0–4.00.40β€”0.133
β€” SCS Compactor β€”
Compactor truckMekanikal2.0–2.5β€”0.0500.10
Compactor truckManual2.0–2.5β€”β€”0.10
β€” SCS Noncompactor β€”
NoncompactorMekanikalβ€”β€”β€”0.10*
NoncompactorManualβ€”β€”β€”0.10*

* Nilai at-site time dapat lebih besar bergantung kondisi TPA setempat.

02 β€” Simulasi
Kalkulator HCS β€” Hauled Container System
Input Parameter

HCS

Satuan:
Satuan aktif: Kilometer (km). Tombol satuan mengonversi x dan b bersama tanpa mengganti skenario. Nilai a tetap dalam jam.
Jika tabel memberikan p_c + u_c, masukkan total satu kali: misalnya p_c = total dan u_c = 0.
p_c β€” Waktu angkat kontainer isipc
0.01h0.067h0.50h
u_c β€” Waktu turunkan kontainer kosonguc
0h0.000h0.30h
d_bc β€” Waktu tempuh antar kontainerdbc
0h0.000h0.30h
s β€” At-site time di TPAs
0.05h0.053h0.50h
x β€” Jarak haul pulang-pergi (km)x
1km20km80km
a β€” Konstanta overhead tetapa
0.010.016h0.10
b β€” Konstanta per kmb
0.0050.011h/km0.070
H β€” Waktu kerja per hariH
6jam8.0jam10jam
w β€” Off-route factorw
10%15%25%
t₁ β€” Garasi β†’ kontainer pertamat₁
0.05h0.100h0.60h
tβ‚‚ β€” Kontainer terakhir β†’ garasitβ‚‚
0.05h0.100h0.60h
V_d β€” Volume sampah/hariVd
10mΒ³45mΒ³200mΒ³
c β€” Ukuran kontainer rata-ratac
1mΒ³6.0mΒ³20mΒ³
f β€” Faktor penggunaan kontainerf
0.500.901.00
Hasil

Output Perhitungan HCS

P_HCS
β€”
jam/rit
h (Haul Time)
β€”
jam/rit
T_HCS
β€”
jam/rit
Kapasitas satu kendaraan
β€”
rit/hari
Kebutuhan seluruh sampah
β€”
rit/hari
Ritasi satu kendaraan
β€”
rit/hari
Belum terangkut
β€”
mΒ³/hari
Armada minimum
β€”
kendaraan dengan parameter identik

πŸ“‹ Langkah Perhitungan

P_HCS = p_c + u_c + d_bcβ€”
h = a + bΒ·xβ€”
T_HCS = P_HCS + s + hβ€”
N_kapasitas = max(0, floor([HΒ·(1βˆ’w) βˆ’ (t₁+tβ‚‚)] / T_HCS))β€”
N_kebutuhan = ceil(Vd / (cΒ·f))β€”
Grafik

T_HCS vs Jarak Haul (x)

03 β€” Simulasi
Kalkulator SCS β€” Stationary Container System
Input Parameter

SCS

V β€” Volume mobil pengumpulV
2mΒ³10.0mΒ³20mΒ³
r β€” Rasio kompaksir
1.0Γ—2.5Γ—4.0Γ—
c β€” Volume kontainerc
0.1mΒ³0.50mΒ³4.0mΒ³
f β€” Faktor keterisian kontainerf
0.50.901.0
u_c β€” Waktu kuras per kontaineruc
0.01h0.050h0.15h
n_p β€” Jumlah lokasi per ritasinp
18 lok50
d_bc β€” Waktu tempuh antar lokasidbc
0.005h0.020h0.10h
s β€” At-site times
0.05h0.10h0.50h
x β€” Jarak haul pulang-pergi (km)x
1km25km80km
a β€” Konstanta empirisa
0.010.050h0.10
b β€” Konstanta per kmb
0.0050.025h/km0.050
V_d β€” Volume sampah/hariVd
10mΒ³120mΒ³300mΒ³
w β€” Off-route factorw
10%15%25%
t₁ β€” Garasi β†’ kontainer pertamat₁
0.05h0.15h0.50h
tβ‚‚ β€” Area pengumpulan β†’ garasitβ‚‚
0.05h0.15h0.50h
Volume sampah memakai basis sebelum pemadatan. Lokasi pada ritasi terakhir diestimasi dari sebaran kontainer merata. Model ini memasukkan kembali ke area pengumpulan setiap ritasi; rute terakhir langsung TPA β†’ garasi membutuhkan koreksi waktu perjalanan.
Hasil

Output Perhitungan SCS

C_T (Kapasitas maksimum)
β€”
kontainer/rit
P_SCS (ritasi penuh)
β€”
jam/rit
T_SCS (ritasi penuh)
β€”
jam/rit
Nd (Ritasi/Hari)
β€”
rit/hari
H β€” Waktu Kerja Dibutuhkan
β€”
jam/hari

πŸ“‹ Langkah Perhitungan

C_T = floor(VΒ·r / (cΒ·f))β€”
P_SCS = C_TΒ·u_c + (n_pβˆ’1)Β·d_bcβ€”
h = a + bΒ·xβ€”
T_SCS = P_SCS + s + hβ€”
Nd = ceil(C_hari / C_T)β€”
H = [(t₁+tβ‚‚) + Ξ£P_rit + NdΒ·(s+h)] / (1βˆ’w)β€”
Grafik

Pickup Time vs Jumlah Kontainer

04 β€” Analisis
Perbandingan HCS vs SCS
Parameter Bersama

Kondisi yang Sama untuk Kedua Sistem

Jarak haul xx
120km80
Konstanta aa
0.010.0160.10
Konstanta bb
0.0050.0110.050
V_d β€” volume lepas harian (mΒ³)
H β€” jam kerja/hari
w β€” off-route factor
t₁ β€” awal rute (jam)
tβ‚‚ β€” akhir rute (jam)
Isi pickup dan muatan per ritasi dari sistem masing-masing pada basis volume sebelum pemadatan. Estimasi harian di tab ini konservatif: ritasi terakhir diberi durasi penuh. Grafik per mΒ³ mengukur waktu operasi; biaya dan batas muatan kendaraan belum dibandingkan.
HCS

Parameter HCS

P_HCS (jam/rit)
s HCS (jam/rit)
Total T_HCS
β€”
jam/rit
q β€” Muatan efektif per ritasi (mΒ³ lepas)
Waktu per volume
β€”
jam/mΒ³
Kebutuhan ritasi
β€”
rit/hari
Waktu seluruh sampah
β€”
jam satu kendaraan/hari
Armada minimum
β€”
kendaraan identik
SCS

Parameter SCS

P_SCS (jam/rit)
s SCS (jam/rit)
Total T_SCS
β€”
jam/rit
q β€” Muatan efektif per ritasi (mΒ³ lepas)
Waktu per volume
β€”
jam/mΒ³
Kebutuhan ritasi
β€”
rit/hari
Waktu seluruh sampah
β€”
jam satu kendaraan/hari
Armada minimum
β€”
kendaraan identik
Visualisasi

Breakdown & Tren Perbandingan

Komponen Waktu (jam/rit)

Waktu per mΒ³ vs Jarak Haul

05 β€” Kalibrasi
Menentukan Nilai a dan b dari Data Lapangan
Tabel Referensi

Nilai a dan b Berdasarkan Kecepatan Kendaraan

Gunakan sebagai estimasi awal bila belum ada data lapangan. Nilai ini berlaku untuk jalan dengan kondisi normal. Baris hijau hanya contoh kecepatan; kesesuaiannya untuk rute lokal perlu dibuktikan melalui survei.

Kecepatan (mil/jam)Kecepatan (km/jam)a (jam/trip)b (jam/mil)b (jam/km)
55880.0160.0180.011
45720.0220.0220.014
35560.0340.0290.018
25400.0500.0400.025
15240.0660.0670.041
⚠️ Nilai a dan b dari tabel diatas diturunkan dari kondisi luar negeri. Untuk studi lokal Indonesia, gunakan data lapangan dan regresi di bawah ini untuk akurasi yang lebih baik.
Data Lapangan

Input Data Survei

Masukkan pasangan data jarak haul (x, km) dan waktu haul terukur (h, jam) dari survei lapangan. Minimal 3 pasangan lengkap dengan variasi jarak. Baris yang belum lengkap diabaikan sebagai satu pasangan. Gunakan jarak dan waktu haul pulang-pergi, tanpa pickup atau waktu di TPA.

#Jarak x (km)Waktu h (jam)
1
2
3
4
5
Hasil Regresi

Koefisien a dan b

a
β€”
jam/trip (overhead)
b
β€”
jam/km
RΒ² β€” GOODNESS OF FIT
β€”
1.00 = fit sempurna
Masukkan data dan klik tombol untuk melihat interpretasi.

Scatter Plot & Garis Regresi

06 β€” Contoh Kasus
Soal & Penyelesaian Lengkap
Kasus 1 β€” HCS

Latihan Soal: Pengangkutan HCS (Tilt-Frame + Kompaksi)

πŸ“Œ Soal (dari slide kuliah): Untuk mengangkut sampah dari beberapa lokasi kontainer di suatu daerah digunakan sistem HCS. Data yang diberikan:
β€’ T₁ = 15'  |  Tβ‚‚ = 20'  |  W = 0,15
β€’ (p_c + u_c) = 0,4 jam/ritasi
β€’ Waktu rata-rata bergerak dari kontainer ke kontainer = d_bc = 6' = 0,1 jam
β€’ Tentukan jumlah ritasi/hari bila jam kerja = 8 jam

⚠️ Asumsi dari tabel referensi (kecepatan 55 mil/jam): a = 0,016 jam/rit  |  b = 0,018 jam/mil  |  s = 0,133 jam/rit (tilt-frame kompaksi)  |  x = 31 mil
πŸ’‘ Catatan satuan penting: T₁ = 15 menit = 15/60 = 0,25 jam  |  Tβ‚‚ = 20 menit = 20/60 = 0,333 jam  |  d_bc = 6 menit = 0,1 jam. Nilai b = 0,018 jam/mil, sehingga x harus dalam mil.

πŸ“‹ Data yang Diberikan

T₁ (garasiβ†’kontainer 1)15' = 0,25 jam
T₂ (kontainer terakhir→garasi)20' = 0,333 jam
W (off-route factor)0,15
(p_c + u_c)0,4 jam/rit
d_bc6' = 0,1 jam
H (jam kerja)8 jam/hari
a (asumsi, 55 mph)0,016 jam/rit
b (asumsi, 55 mph)0,018 jam/mil
s (tilt-frame + kompaksi)0,133 jam/rit
x (jarak haul)31 mil
βœ… Penyelesaian Langkah Demi Langkah
a
P_HCS = (p_c + u_c) + d_bc
P_HCS = 0,4 + 0,1 = 0,5 jam/rit
b
h = a + bΒ·x  (x dalam mil, b dalam jam/mil)
h = 0,016 + (0,018 Γ— 31) = 0,016 + 0,558 = 0,574 jam/rit
b
T_HCS = P_HCS + s + h
T_HCS = 0,5 + 0,133 + 0,574
= 1,207 β‰ˆ 1,21 jam/rit
c
Nd = [HΒ·(1βˆ’w) βˆ’ (t₁+tβ‚‚)] / T_HCS
= [8Β·(1βˆ’0,15) βˆ’ (15/60+20/60)] / 1,207
= 6,216667 / 1,207
= 5,15 β†’ diambil 5 rit/hari
βœ“
Verifikasi waktu aktual yang diperlukan:
H_aktual = [(t₁+tβ‚‚) + NdΒ·T_HCS] / (1βˆ’w)
= [(15/60+20/60) + 5 Γ— 1,207] / 0,85
= 6,618333 / 0,85 = β‰ˆ 7,79 jam
πŸ” Cara memasukkan soal ini ke simulator HCS:
Klik tombol di bawah untuk memuat parameter waktu ke tab HCS. Soal tidak memberikan V_d, c, dan f; hasil kebutuhan volume memakai input tambahan yang sedang terisi, sedangkan jawaban soal adalah kapasitas 5 rit/hari.

Kasus 2 β€” SCS

Pengangkutan SCS dengan Compactor Truck

πŸ“Œ Soal: Wilayah perumahan menghasilkan 120 mΒ³ sampah/hari. Digunakan compactor truck (SCS): kapasitas V = 10 mΒ³, rasio kompaksi r = 2,5, volume kontainer c = 0,5 mΒ³, faktor keterisian f = 0,9. Waktu kuras u_c = 0,05 jam, jumlah lokasi/rit n_p = 8, waktu antar lokasi d_bc = 0,02 jam. At-site s = 0,10 jam, jarak x = 25 km, kecepatan rata-rata 40 km/jam sehingga a = 0,050 jam/rit, b = 0,025 jam/km. w = 0,15, t₁ = tβ‚‚ = 0,15 jam. Hitung semua parameter operasional!

πŸ“‹ Data yang Diberikan

Volume sampah V_d120 mΒ³/hari
Volume truk V10 mΒ³
Rasio kompaksi r2,5
Volume kontainer c0,5 mΒ³
Faktor keterisian f0,9
u_c (kuras/kontainer)0,05 jam
n_p (lokasi/rit)8
d_bc (antar lokasi)0,02 jam
At-site s0,10 jam
Jarak haul x25 km
Kecepatan rata-rata40 km/jam
a, b0,050 | 0,025
w, t₁, tβ‚‚0,15 | 0,15 | 0,15
βœ… Penyelesaian Lengkap
Kasus 3 β€” Kalkulator Mandiri

Selesaikan Kasus HCS Anda Sendiri

Ubah nilai-nilai di bawah untuk menghitung kasus Anda. Hasil dihitung otomatis secara real-time.

Input Kasus Mandiri (HCS)

p_c (jam)
u_c (jam)
d_bc (jam)
s (jam)
x β€” jarak pulang-pergi (km)
a (jam/rit)
b (jam/km)
H β€” waktu kerja (jam)
w (off-route)
t₁ (jam)
tβ‚‚ (jam)
V_d (mΒ³/hari)
c β€” kontainer (mΒ³)
f (faktor penggunaan)
πŸ“Š Hasil Perhitungan Otomatis